Penguatan Identitas Sosial dan Budaya Desa Bengkala melalui Pembuatan Film Dokumenter

Authors

  • Karsam Universitas Dinamika
  • Hardman Budiardjo universitas dinamika
  • Yunanto Tri Laksono universitas dinamika
  • Ajwar Ridho Setiawan universitas dinamika

DOI:

https://doi.org/10.20111/gayatri.v4i1.80

Keywords:

Film Dokumenter, Pengabdian Masyarakat, Identitas Sosial, Budaya Lokal, Desa Bengkala

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat identitas sosial dan budaya masyarakat Desa Bengkala melalui produksi film dokumenter sebagai media edukasi dan representasi sosial. Desa Bengkala dikenal memiliki kekhasan budaya, termasuk keberadaan komunitas tuli (Kolok) yang telah membentuk sistem komunikasi dan interaksi sosial yang unik. Namun, potensi tersebut belum terdokumentasikan secara optimal sebagai media pembelajaran maupun promosi budaya. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dengan melibatkan masyarakat secara aktif dalam proses perencanaan, produksi, hingga diseminasi film dokumenter. Tahapan kegiatan meliputi observasi lapangan, penggalian data melalui wawancara, pelatihan dasar produksi audio-visual, proses shooting, serta editing film. Selain itu, dilakukan evaluasi melalui diskusi kelompok terarah untuk mengukur pemahaman dan keterlibatan masyarakat terhadap hasil karya. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa film dokumenter yang dihasilkan mampu menjadi media representasi identitas sosial dan budaya lokal, serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap nilai-nilai kearifan lokal. Keterlibatan masyarakat dalam proses produksi juga memberikan dampak positif berupa peningkatan kapasitas kreatif dan rasa memiliki terhadap produk budaya. Dengan demikian, film dokumenter tidak hanya berfungsi sebagai media dokumentasi, tetapi juga sebagai instrumen pemberdayaan masyarakat dan penguatan identitas lokal secara berkelanjutan.

References

Ferdian, M. A., Zairina, A., & Rahardjo, P. P. (2023). Integrasi Teknologi Steam Sterilization dan Blancing Jamur Tiram Terolah Minimal dalam Mengatasi Over Stock saat Panen bagi UMKM di Kabupaten Malang. JAST : Jurnal Aplikasi Sains Dan Teknologi, 6(2), 88–98. https://doi.org/10.33366/jast.v6i2.3881

Luqman, Y., 1, Widagdo, M. B., 2, Ulfa, N. S., & 3. (2022). PARTISIPASI ELEMEN MASYARAKAT FILM TERHADAP PERSOALAN LINGKUNGAN HIDUP. Jurnal Riset Komunikasi, Vol 13 No, Hlm. 165-179. https://doi.org/10.31506/JRK.V13I2.17478

Meissner, N. & S. C. (2025). Co-creating stories for social innovation: a dialogic reflection of narrative Futuring and Cinema del Pueblo. Journal of Media & Cultural Studies, Volume 39(6), 911–930.

Nushur, R. D., & Dewie Astutie, D. (2021). the Perception of Aceh Documentary Training Participants on Improving Critical Thinking Through Documentary Film Application. Getsempena English Education Journal, 8(1), 81–95. https://doi.org/10.46244/geej.v8i1.1245

Sintowoko, D. A. W. (2025). Exploring the legacy of Indonesian experimental cinema through ARKIPEL film collective. Exploring the legacy of Indonesian experimental cinema through ARKIPEL film collective. Cogent Arts and Humanities, 12(1). https://doi.org/10.1080/23311983.2025.2500121

Downloads

Published

2026-04-23

How to Cite

Karsam, Budiardjo, H., Tri Laksono, Y., & Ridho Setiawan, A. (2026). Penguatan Identitas Sosial dan Budaya Desa Bengkala melalui Pembuatan Film Dokumenter. Gayatri : Jurnal Pengabdian Seni Dan Budaya, 4(1), 9–19. https://doi.org/10.20111/gayatri.v4i1.80

Issue

Section

Articles

Similar Articles

<< < 1 2 

You may also start an advanced similarity search for this article.